Home
news
KAJARI ACEH TAMIANG EKSEKUSI TERPIDANA KASUS PENGANGKUTAN MINYAK BUMI ILEGAL

KAJARI ACEH TAMIANG EKSEKUSI TERPIDANA KASUS PENGANGKUTAN MINYAK BUMI ILEGAL


Jumat, 2017-04-28 - 15:43:19 WIB

Pada hari Senin, tanggal 10 April 2017 sekira Pukul 16.00 WIB, Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang telah melaksanakan Putusan Pengadilan Tinggi Banda Aceh Nomor 104/PID/2015/PT-BNA dengan mengeksekusi Terpidana dengan identitas HERMANTO Als TOTO Bin SUPARNO umur 43 tahun Warga Dusun XII Langkat Desa Halaban Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat (SUMUT); 

Tim Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang yang dipimpin oleh Kasi Pidum berangkat dari Kantor Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang sekira Pukul 15.00 WIB dan berhasil menangkap Terpidana HERMANTO Als TOTO Bin SUPARNO yang sedang beraktifitas di rumahnya di Desa Halaban Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat, Sumatera Utara sekira Pukul 16.00 WIB.

Terpidana HERMANTO Als TOTO Bin SUPARNO dipidana karena melanggar Pasal 53 huruf (b) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana, dimana Terpidana telah secara bersama-sama dengan Saksi MUHAMMAD AMIN Als AMIN Bin ABDUL WAHAB (Berkas perkara terpisah) pada hari Senin tanggal 20 Januari 2014 sekira Pukul 18.30 WIB bertempat di jalan Umum Seumadam-Simpang Kiri tepatnya di Afdeling II Kampung Kebun Sungai Liput Kec. Kejuruan Muda Kab. Aceh Tamiang melakukan kegiatan usaha pengangkutan minyak bumi tanpa izin usaha pengangkutan, dimana Terpidana mengendarai Mobil Pick Up Suzuki APV warna hitam nopol BK 9055 PI yang bermuatan tabung gas elpiji ukuran 3 (tiga) Kg sebanyak 204 (dua ratus empat) tabung yang berisikan Gas LPG dengan tidak dilengkapi dokumen yang sah;

Terpidana HERMANTO Als TOTO Bin SUPARNO dijatuhi hukuman Penjara selama 6 (enam) bulan, dan denda sejumlah Rp.100.000.000,- (seratus juta rupiah) dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 2 (dua) bulan, dan menetapkan pidana tersebut tidak usah dijalani kecuali dikemudian hari ada putusan hakim yang menentukan lain disebabkan karena Terpidana melakukan suatu tindak pidana sebelum masa percobaan berakhir selama 1 (satu) Tahun;

Terpidana langsung diserahkan ke LAPAS Kelas IIB Kuala Simpang pada Pukul 17.00 WIB untuk menjalani hukuman selama 2 (dua) bulan kurungan dikarenakan Terpidana tidak sanggup untuk membayar denda sebesar Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah)